Pengertian Nabi dan Rasul

Pengertian Nabi dan Rasul | Nabi berasal dan kata naba, artinya dari tempat yang tinggi. Nabi artinya manusia yang diberi wahyu oleh Allah, tetapi tidak wajib disampaikan kepada umatnya. Sedangkan, rasul berasal dari kata risalah, artinya penyampaian. Sebelum menjadi rasul terlebih dahulu diangkat menjadi nabi. Jadi, rasul artinya manusia yang diberi wahyu oleh Allah dan wajib disampaikan kepada umatnya. Perbedaan nabi dan rasul adalah kalau nabi mendapat wahyu yang tidak wajib disampaikan kepada umat, sedangkan rasul adalah nabi yang ketika mendapatkan wahyu wajib disampaikan kepada umatnya. Setiap rasul sudah pasti nabi, tetapi tidak semua nabi adalah rasul. Jumlah nabi yang diutus sangat banyak melebihi jumlah rasul. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa jumlah nabi yang diutus Allah adalah sebanyak 124.000 orang, dan diantara nabi itu terdapat 313 rasul.

Pengertian Nabi dan Rasul
Ilustrasi
Ada tiga ajaran pokok yang harus disampaikan oleh para rasul kepada umatnya, yaitu:
  • Akidah, memberi tuntunan iman bahwa Allah itu Esa. Tidak ada yang patut disembah kecuali Allah. Ajaran ini juga memberi tuntunan untuk meyakini berbagai hal gaib, seperti surga dan neraka.
  • Syariat, mengajarkan umat untuk meninggalkan segala yang dilarang serta menjalankan aturan-Nya, dan
  • Akhlak (moral). Mengajarkan tentang sikap mulia dan berbuat kebaikan.
Tugas para nabi dan Rasul antara lain:
  • Menyampaikan kabar gembira mengenai janji kebahagiaan dan kenikmatan abadi bagi orang-orang yang melaksanakan perintah Allah Swt. serta menjauhi larangan-Nya, dan
  • Menyampaikan kabar buruk dan peringatan bagi orang-orang yang tidak mau mengikuti perintah Allah dengan ancaman dan penderitaan yang tidak berkesudahan serta kepedihan.
Sekian uraian tentang Pengertian Nabi dan Rasul, semoga bermanfaat. 

Referensi:
  • Martiani. 2010. 101 Info Tentang Nabi dan Rasul. Bandung: Dar! Mizan.
zzzz...
Tag : agama
Back To Top